Prinsip Kerja PLTS dan
Pinsip Kerja Panel
Surya
Disusun oleh :
Nama
: Nur Aliyudin
No. Reg : 5115125368
Prodi : Pendidikan Teknik Elektro (NR)
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
JAKARTA
2012
Prinsip Kerja PLTS
Prinsip kerja dari Simulasi PLTS
adalah sebagai berikut : Matahari bersinar, radiasi yang dihasilkan dari cahaya
matahari ini kemudian ditangkap oleh panel surya fotovoltaik, membuat
photon bergerak menuju electron dan menghasilkan arus dan tegangan listrik. Panel surya ini merupakan suatu pengkombinasian dari beberapa sel surya
yang ukurannya sangat kecil dan tipis baik secara seri, paralel ataupun
campuran (seri dan paralel), sehingga menjadi sebuah panel surya yang cukup
besar dan dapat menghasilkan arus dan tegangan yang besar pula.
Sebuah solar cells/ sel surya menghasilkan kurang
lebih tegangan 0.5 Volt. Jadi sebuah panel surya 12 Volt terdiri dari kurang
lebih 36 sel surya (untuk menghasilkan 17 Volt tegangan maksimun).
Perbedaan dari sel surya
adalah dari materi pembuatannya:
a)
Polikristal (Poly-crystalline)
Merupakan panel surya yang memiliki susunan kristal acak. Type Polikristal memerlukan luas permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis monokristal untuk menghasilkan daya listrik yang sama, akan tetapi dapat menghasilkan listrik pada saat mendung.
Merupakan panel surya yang memiliki susunan kristal acak. Type Polikristal memerlukan luas permukaan yang lebih besar dibandingkan dengan jenis monokristal untuk menghasilkan daya listrik yang sama, akan tetapi dapat menghasilkan listrik pada saat mendung.
b)
Monokristal (Mono-crystalline)
Merupakan panel yang paling efisien, menghasilkan daya listrik persatuan luas yang paling tinggi. Kelemahan dari panel jenis ini adalah tidak akan berfungsi baik ditempat yang cahaya mataharinya kurang (teduh), efisiensinya akan turun drastis dalam cuaca berawan.
Merupakan panel yang paling efisien, menghasilkan daya listrik persatuan luas yang paling tinggi. Kelemahan dari panel jenis ini adalah tidak akan berfungsi baik ditempat yang cahaya mataharinya kurang (teduh), efisiensinya akan turun drastis dalam cuaca berawan.
c)
Amorphous
Amorphous atau juga disebut thin film, adalah jenis yang paling tidak efisien. Untuk menghasilkan daya yang sama dengan crystalline, memerlukan permukaan sebesar dua kali.
Amorphous atau juga disebut thin film, adalah jenis yang paling tidak efisien. Untuk menghasilkan daya yang sama dengan crystalline, memerlukan permukaan sebesar dua kali.
Sistem PLTS terdiri dari:
* Panel surya/ solar panels * Baterai
* Inverter * Solar charge controller
* Panel surya/ solar panels * Baterai
* Inverter * Solar charge controller
Prinsip Kerja Panel Surya
Prinsip kerja
dari panel surya adalah jika cahaya matahari mengenai panel surya, maka
elektron – elektron yang ada pada sel surya akan bergerak dari N ke P, sehingga
pada terminal keluaran dari panel surya akan menghasilkan energi listrik.
Besarnya energi listrik yang dihasilkan oleh panel surya berbeda – beda
tergantung dari jumlah sel surya yang dikombinasikan didalam panel surya
tersebut. Keluaran dari panel surya ini adalah berupa listrik arus searah (DC)
yang besar tegangan keluarnya tergantung dengan jumlah sel surya yang dipasang
didalam panel surya dan banyaknya sinar matahari yang menyinari panel surya
tersebut.
Keluaran dari
panel surya ini sudah dapat digunakan langsung ke beban yang memerlukan sumber
tegangan DC dengan konsumsi arus yang kecil. Agar energi listrik yang
dihasilkan juga dapat digunakan pada kondisi – kondisi seperti pada malam hari
(kondisi saat panel surya tidak disinari cahaya matahari), maka keluaran dari
panel surya ini harus di hubungkan ke sebuah media penyimpanan (storage).
Dalam hal ini adalah batere. Tetapi ini tidak langsung dihubungkan begitu saja
dari panel surya ke batere, tetapi harus dihubungkan ke rangkaian Regulator,
dimana didalam rangkaian tersebut terdapat rangkaian pengisi Batere otomatis (Automatic
charger). Fungsi dari Regulator ini adalah untuk meregulasi tegangan
keluaran dari panel surya dan mengatur arus yang masuk ke Batere secara
otomatis. Selain itu Regulator berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan
arus dari Panel Surya ke Batere secara otomatis dan juga berfungsi untuk
memutuskan aliran arus dari batere kebeban bila terjadi hubungsingkat ataupun
beban yang berlebihan. Tipe regulator yang dirancang disini adalah tipe
modifikasi atau gabungan antara seri dan paralel.
Panel Surya sebenarnya
dapat langsung digunakan tanpa diberi rangkaian regulator ataupun batere,
tetapi ini tidak dilakukan karena dapat membebani kinerja dari panel (akibat
adanya beban yang berlebihan) sehingga tidak akan terjadi kerusakan yang fatal
pada panel surya tersebut. Selain itu regulator ini juga berfungsi untuk
mengamankan dari terjadinya kelebihan beban dari panel surya sehingga panel
surya tidak cepat rusak.
Hubungan batere
dengan beban adalah dihubungkan paralel langsung ke beban. Jika batere tersebut
telah terisi dengan penuh. Untuk melindungi batere akibat adanya beban yang
berlebihan (over load) ataupun hubungsingkat pada beban, maka sebelum
batere dihubungkan langsung harus melewati rangkaian proteksi. Dimana fungsinya
sudah cukup jelas, yaitu untuk memproteksi ataupun melindungi batere akibat
adanya beban yang berlebihan (over load) ataupun hubungsingkat pada
beban.
Jika kita
menginginkan hasil keluaran listrik dari PLTS ini berupa listrik arus
bolak-balik (AC) maka PLTS yang sudah dapat mengeluarkan listrik arus searah
(DC) ini harus dihubungkan ke sebuah rangkaian elektronik / modul elektronik
yang bernama Inverter DC – AC. Dimana Inverter DC – AC. berfungsi
untuk mengubah arus listrik searah (DC) menjadi arus listrik bolak – balik
(AC). Setelah arus listrik searah diubah menjadi arus listrik bolak – balik,
selanjutnya keluaran dari inverter ini yang telah berupa arus bolak – balik ini
dapat langsung digunakan untuk mencatu peralatan listrik dan elektronika yang
membutuhkan arus bolak-balik. Besarnya tegangan dan daya keluaran yang dapat
dihubungkan kebeban nantinya harus sesuai dengan kemampuan inverter yang
dipakai dan besarnya sistem penyimpanan yang digunakan (besarnya ampere hour
(AH) atau amper jam dari batere).
Beberapa
Keuntungan Memakai Solar Cell :
1. Free Maintenance
2. Waranty Panel 25 tahun
3. Menghemat Biaya Listrik
4. Ramah Lingkungan (Go
Green )
5. Sebagai Backup PLN
6. Listrik Pengganti Kompor
Gas
7. Sahabat Setia Listrik
Hemat
8. Aman bagi Keluarga
9. Dapat di tambah daya
kapan saja sesuai kebutuhan
Sumber:







0 komentar:
Posting Komentar