SATUAN
ACARA PENYULUHAN
(SAP)
MENGURANGI NYERI PERSALINAN
Oleh
:
Anggita Rahayu Lutfiani
120703051
Kelas
: I-B
STIKES PEMKAB JOMBANG
PRODI DIII KEBIDANAN
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
1.
Pokok Bahasan
Mengurangi nyeri persalinan
2.
Sub pokok bahasan
Cara mengurangi
nyeri persalinan
3.
Sasaran
Ibu hamil
4.
Waktu
Waktu yang
diperlukan untuk penyuluhan ini adalah
±10 menit, hari selasa, tanggal 19
maret 2013 jam 08.00 WIB
5.
Tempat
STIKES Pemkab Jombang
6.
Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, ibu dapat mengetahui
cara mengurangi nyeri pada saat persalinan
7.
Tujuan
Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan, ibu dapat melakukan cara
mengurangi nyeri persalinan
8.
Metode
Ceramah
9. Media
Laptop dan LCD
Kegiatan operasional
No
|
Kegiatan
penyuluhan
|
Kegiatan
sasaran
|
Waktu
|
1
|
Pembukaan
|
Sasaran
peserta untuk mendengarkan serta memperhatikan para penyuluh
|
± 1
menit
|
2
|
Ceramah /
pemberian materi penyuluhan
|
Sasaran
mendengarkan, memperhatikan dan mengerti tentang apa materi yang disampaikan
|
± 5
menit
|
3
|
Evaluasi
|
Sasaran mengajukan pertanyaan tentang materi yang disampaikan
|
± 3 menit
|
4.
|
Penutup
|
Penyuluh mengucapkan salam dan ucapan terima kasih
|
± 1 menit
|
10. Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara
melihat sasaran melakukan sendiri saran yang diberikan para penyuluh.
11. Lampiran
·
Materi
Materi dalam penyuluhan ini adalah :
Banyak perempuan jaman sekarang yang takut
melahirkan normal . Dilain pihak, ibu hamil yang merasa takut saat melahirkan
akan mengalami ketegangan dan ketegangan itulah yang membuat rasa nyeri besalin
semakin bertambah .
Mudah atau sulitnya suatu proses persalinan
tergantung oleh banyak faktor, salah satunya adalah ibu hamil cukup pengetahuan
untuk menghadapi persalinan , kesehatan
yang cukup baik, dan dukungan yang cukup dari berbagai pihak, serta adanya
perasaan nyaman saat melahirkan .
Selain
itu, ibu hamil perlu menyadari bahwa rasa nyeri persalinan, dalam taraf
tertentu, tergolong hal yang normal dan
fungsional, karena memberitahu tubuh mengenai apa yang sedang dialami dan apa
yang dapat dilakukan untuk mengatasinya .
Penyebab Nyeri Persalinan
Agar
mampu mengatasi rasa nyeri saat partus, ibu hamil perlu mengetahui faktor – faktor
penyebabnya terlebih dahulu . Sebanyak 90% nyeri dalam persalinan disebabkan oleh factor fungsional, sedangkan
sisanya (10% ) disebabkan oleh faktor
fisik. Tiga faktor fungsional yang mendasari timbulnya nyeri persalinan, yaitu
:
1. Relaksasi otot yang tidak sempurna
Hal ini mungkin disebabkan karena ibu hamil merasa takut atau tegang
terhadap rasa nyeri yang mungkin timbul selama bersalin . Sebenarnya uterus
hanya memiliki sedikit reseptor nyeri sehingga kontraksi itu sendiri semestinya
tidak menyebabkan nyeri . Tetapi peregangan uterus itulah yang menyebabkan
ketegangan jaringan otot disekitarnya (
otot perut, punggung dan daerah panggul ) sehingga secara tidak langsung akan
menimbulkan nyeri .
2. Teknik pernapasan yang tidak benar
Ibu yang takut dan cemas saat bersalin akan bernapas secara cepat dan dangkal, sehingga bukan saja menyebabkan
turunya kadar oksigen dalam uterus dan tubuh bayi ( dapat menambah rasa nyeri )
tetapi juga dapat menyebarkan rasa nyeri ke seluruh otot rangka . Tarikan napas
yang lambat dan dalam biasanya sangat bermanfaat karena secara alamiah dapat
mengurangi ketegangan otot-otot sehingga secara tidak langsung akan mengurangi
rasa nyeri yang timbul .
3. Posisi tubuh yang tidak tepat
Beberapa posisi tubuh tertentu dapat meningkatkan rasa nyeri, tetapi ada
juga yang sebaliknya . Kesalahan posisi ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan
ibu atau tidak adanya bantuan dari tenaga penolong untuk menentukan posisi yang
tepat pada saat partus .
Sedangkan faktor – faktor fisik, antara lain :
1. Posisi bayi (dalam kandungan) yang sulit
2. Ukuran tubuh bayi
3. Kondisi tertentu pada ibu, seperti tekanan darah tinggi, kesehatan yang
menurun,atau kelelahan
Cara – Cara yang Dapat Mengurangi Nyeri
Persalinan
v
Cari Lingkungan yang Menenangkan
Anda harus
merasa nyaman berada di ruang persalinan. Seharusnya di ruangan ada area untuk
berjalan dan mandi, serta berbagai mebel dan perangkat untuk melakukan gerakan
dan mengurangi rasa sakit: CD player, kursi goyang, bola kelahiran, bangku
rendah, dan tempat tidur lembut. Bidan/dokter juga harus memiliki
kebijakan yang mendorong Anda untuk mencoba berbagai posisi.
v Pilih
Tim Penolong persalinan Anda dengan hati-hati
Kenali dan cari
bidan dan dokter yang pro normal dan mau mendukung Anda untuk mengupayakan
persalinan normal. Ketika Anda diperlakukan dengan hormat dan kesabaran,maka
semua akan berjalan dengan lancar .
v Perkaya
informasi tentang melahirkan
Cari
tahu segala sesuatu tentang persalinan dari buku, majalah, situs, atau diskusi
dengan penyedia layanan kesehatan Anda seperti dokter atau bidan. Jangan lupa
membiasakan diri dengan prosedur di rumah sakit atau klinik bersalin.
Pengetahuan yang lebih sebelum waktu bersalin, berarti hanya akan memberikan
sedikit kejutan saja saat hari H-nya.
v
Kesunyian
Saat ibu mengalami
kontraksi, sebaiknya jangan ada yang banyak bertanya, jangan mengatakan hal-
hal yag tidak perlu, dan bicaralh dengan suara lembut agar ibu hamil merasa
tenang .
v Aromaterapi
Metode pengobatan alternatif
atau komplementer ini dirancang untuk meredakan ketegangan dan meningkatkan
relaksasi pada ibu hamil dengan menggunakan berbagai minyak aromatik, seperti
aroma lavender.
v Pemijatan
Pijat
biasa dilakukan saat persalinan sebagai cara mengurangi ketegangan, relaksasi
bantuan dan membantu meredakan rasa sakit saat kontraksi. Sebuah penelitian
menemukan, wanita yang dipijat merasa tidak terlalu tegang, melakukan
persalinan dengan lebih singkat dan jarang mengalami depresi setelah
melahirkan.Mintalah pasangan Anda mengelus bahu atau punggung bagian bawah .
v
Pernapasan
Bernapas
teratur akan membuat Anda dan bayi mendapatkan lebih banyak oksigen, meredakan
rasa sakit dan membuat Anda dapat mengejan di saat yang tepat. Dalam persalinan
awal cobalah untuk bernapas lewat hidung dalam tiga hitungan, kemudian
hembuskan napas lewat mulut dalam empat hitungan.Cobalah tetap bernapas stabil
dan berfokus pada pernapasan Anda, bukan kontraksi. Ketika mengejan jangan
tahan napas sebaliknya, tarik napas dalam-dalam kemudian
hembuskan perlahan.
v
Posisi tubuh
Posisi tubuh yang baik dapat meredakan rasa
nyeri, sekaligus memperlancar aliran darah ke uterus dan membuat ibu hamil
merasa lebih nyaman .
v
Dukungan
Kehadiran suami, orangtua, sanak saudara, atau teman dekat untuk
menemani selama proses persalinan berlangsung dapat membantu menenangkan
pikiran ibu hamil dan dapat membuat ibu merasa nyaman dalam menjalani proses
persalinan .







0 komentar:
Posting Komentar