--kuantitas menentukan kualitas--

Senin, 03 Maret 2014

Contoh SAP (Satuan Acara Penyuluhan) Kebidanan



SATUAN ACARA PENYULUHAN
(SAP)
MENGURANGI NYERI PERSALINAN



Oleh :
Anggita Rahayu Lutfiani
 120703051
Kelas : I-B


STIKES PEMKAB JOMBANG
PRODI DIII KEBIDANAN
              TAHUN PELAJARAN 2012/2013



1.      Pokok Bahasan
Mengurangi nyeri persalinan
2.      Sub pokok bahasan
Cara mengurangi nyeri persalinan
3.      Sasaran
Ibu hamil
4.      Waktu
Waktu yang diperlukan untuk penyuluhan ini adalah  ±10 menit, hari selasa, tanggal 19 maret 2013 jam 08.00 WIB
5.      Tempat
STIKES Pemkab Jombang
6.      Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, ibu dapat mengetahui cara mengurangi nyeri pada saat persalinan
7.      Tujuan Khusus 
Setelah dilakukan penyuluhan, ibu dapat melakukan cara mengurangi nyeri persalinan
8.      Metode
Ceramah
9.      Media
Laptop dan LCD
Kegiatan operasional
No
Kegiatan penyuluhan
Kegiatan sasaran
Waktu
1
Pembukaan
Sasaran peserta untuk mendengarkan serta memperhatikan para penyuluh
± 1 menit
2
Ceramah / pemberian materi penyuluhan
Sasaran mendengarkan, memperhatikan dan mengerti tentang apa materi yang disampaikan
± 5 menit
3
Evaluasi
Sasaran mengajukan pertanyaan tentang materi yang disampaikan
± 3 menit
4.
Penutup
Penyuluh mengucapkan salam dan ucapan terima kasih
± 1 menit





10.  Evaluasi
Evaluasi dilakukan dengan cara melihat sasaran melakukan sendiri saran yang diberikan para penyuluh.
11.  Lampiran
·         Materi
Materi dalam penyuluhan ini adalah :
       
Banyak perempuan jaman sekarang yang takut melahirkan normal . Dilain pihak, ibu hamil yang merasa takut saat melahirkan akan mengalami ketegangan dan ketegangan itulah yang membuat rasa nyeri besalin semakin bertambah .  
Mudah atau sulitnya suatu proses persalinan tergantung oleh banyak faktor, salah satunya adalah ibu hamil cukup pengetahuan untuk menghadapi persalinan , kesehatan yang cukup baik, dan dukungan yang cukup dari berbagai pihak, serta adanya perasaan nyaman saat melahirkan .
        Selain itu, ibu hamil perlu menyadari bahwa rasa nyeri persalinan, dalam taraf tertentu, tergolong hal yang normal  dan fungsional, karena memberitahu tubuh mengenai apa yang sedang dialami dan apa yang dapat dilakukan untuk mengatasinya .  

Penyebab Nyeri Persalinan

        Agar mampu mengatasi rasa nyeri saat partus, ibu hamil perlu mengetahui faktor – faktor penyebabnya terlebih dahulu . Sebanyak 90% nyeri dalam persalinan  disebabkan oleh factor fungsional, sedangkan sisanya (10% )  disebabkan oleh faktor fisik. Tiga faktor fungsional yang mendasari timbulnya nyeri persalinan, yaitu :

1.      Relaksasi otot yang tidak sempurna
Hal ini mungkin disebabkan karena ibu hamil merasa takut atau tegang terhadap rasa nyeri yang mungkin timbul selama bersalin . Sebenarnya uterus hanya memiliki sedikit reseptor nyeri sehingga kontraksi itu sendiri semestinya tidak menyebabkan nyeri . Tetapi peregangan uterus itulah yang menyebabkan ketegangan  jaringan otot disekitarnya ( otot perut, punggung dan daerah panggul ) sehingga secara tidak langsung akan menimbulkan nyeri .
2.      Teknik pernapasan yang tidak benar 
Ibu yang takut dan cemas saat bersalin akan bernapas secara cepat  dan dangkal, sehingga bukan saja menyebabkan turunya kadar oksigen dalam uterus dan tubuh bayi ( dapat menambah rasa nyeri ) tetapi juga dapat menyebarkan rasa nyeri ke seluruh otot rangka . Tarikan napas yang lambat dan dalam biasanya sangat bermanfaat karena secara alamiah dapat mengurangi ketegangan otot-otot sehingga secara tidak langsung akan mengurangi rasa nyeri yang timbul .
3.      Posisi tubuh yang tidak tepat
Beberapa posisi tubuh tertentu dapat meningkatkan rasa nyeri, tetapi ada juga yang sebaliknya . Kesalahan posisi ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu atau tidak adanya bantuan dari tenaga penolong untuk menentukan posisi yang tepat pada saat partus . 
Sedangkan faktor – faktor fisik, antara lain : 
1.      Posisi bayi (dalam kandungan) yang sulit
2.      Ukuran tubuh bayi
3.      Kondisi tertentu pada ibu, seperti tekanan darah tinggi, kesehatan yang menurun,atau kelelahan

Cara – Cara yang Dapat Mengurangi Nyeri Persalinan  
v  Cari Lingkungan yang Menenangkan
Anda harus merasa nyaman berada di ruang persalinan. Seharusnya di ruangan ada area untuk berjalan dan mandi, serta berbagai mebel dan perangkat untuk melakukan gerakan dan mengurangi rasa sakit: CD player, kursi goyang, bola kelahiran, bangku rendah, dan tempat tidur lembut.  Bidan/dokter juga harus memiliki kebijakan yang mendorong Anda untuk mencoba berbagai posisi.
v  Pilih Tim Penolong persalinan Anda dengan hati-hati
Kenali dan cari bidan dan dokter yang pro normal dan mau mendukung Anda untuk mengupayakan persalinan normal. Ketika Anda diperlakukan dengan hormat dan kesabaran,maka semua akan berjalan dengan lancar .
v  Perkaya informasi tentang melahirkan

Cari tahu segala sesuatu tentang persalinan dari buku, majalah, situs, atau diskusi dengan penyedia layanan kesehatan Anda seperti dokter atau bidan. Jangan lupa membiasakan diri dengan prosedur di rumah sakit atau klinik bersalin. Pengetahuan yang lebih sebelum waktu bersalin, berarti hanya akan memberikan sedikit kejutan saja saat hari H-nya.

v  Kesunyian

Saat ibu mengalami kontraksi, sebaiknya jangan ada yang banyak bertanya, jangan mengatakan hal- hal yag tidak perlu, dan bicaralh dengan suara lembut agar ibu hamil merasa tenang .  

v  Aromaterapi

Metode pengobatan alternatif atau komplementer ini dirancang untuk meredakan ketegangan dan meningkatkan relaksasi pada ibu hamil dengan menggunakan berbagai minyak aromatik, seperti aroma lavender.

v  Pemijatan

Pijat biasa dilakukan saat persalinan sebagai cara mengurangi ketegangan, relaksasi bantuan dan membantu meredakan rasa sakit saat kontraksi. Sebuah penelitian menemukan, wanita yang dipijat merasa tidak terlalu tegang, melakukan persalinan dengan lebih singkat dan jarang mengalami depresi setelah melahirkan.Mintalah pasangan Anda mengelus bahu atau punggung bagian bawah .

v  Pernapasan
Bernapas teratur akan membuat Anda dan bayi mendapatkan lebih banyak oksigen, meredakan rasa sakit dan membuat Anda dapat mengejan di saat yang tepat. Dalam persalinan awal cobalah untuk bernapas lewat hidung dalam tiga hitungan, kemudian hembuskan napas lewat mulut dalam empat hitungan.Cobalah tetap bernapas stabil dan berfokus pada pernapasan Anda, bukan kontraksi. Ketika mengejan jangan tahan napas  sebaliknya, tarik napas dalam-dalam kemudian hembuskan perlahan.
v  Posisi tubuh  

Posisi tubuh yang baik dapat meredakan rasa nyeri, sekaligus memperlancar aliran darah ke uterus dan membuat ibu hamil merasa lebih nyaman .

v  Dukungan
Kehadiran suami, orangtua, sanak saudara, atau teman dekat untuk menemani selama proses persalinan berlangsung dapat membantu menenangkan pikiran ibu hamil dan dapat membuat ibu merasa nyaman dalam menjalani proses persalinan .



0 komentar:

Posting Komentar